Tuhan, jangan beri aku cinta
Aku tak butuh cinta
Aku tak butuh cinta yang melebihi cintaku padaMu
Dan jangan Engkau beri aku rindu
Rindu yang melebihi rindu ku padaMu dan rinduku kepada Rasulullah
Jangan juga Engkau memberi hamba ketakutan
ketakutan yang melebihi rasa takut ku padaMu
Jangan juga Engkau beri hamba ketampanan
Ketampanan duniawi yang akan segera memudar saat usia menggerusnya
Beri aku akhlak sholeh
yang mampu mengingatkanku akan kuasaMu
yang mampu menuntunku pada jalanMu
akhlak yang akan menegurku jika jalanku mulai salah
Showing posts with label wanita. Show all posts
Showing posts with label wanita. Show all posts
Saturday, 3 November 2012
Saturday, 14 July 2012
Jeda Hati
seringkali langkah terhenti ketika di tengah perjalanan, mungkin hati membutuhkan jeda, jeda yang berkepanjangan agar lelah melebur menjadi ketenangan yang damai tanpa ada bisikan atau cerita-cerita yang menggantung tak tentu arah yang membuat hati semakin bertambah gelisah mencari jawaban, semakin memandang jauh ke depan semakin terlihat jelas bahwa hati membutuhkan jeda.
jeda...sampai kapankah jeda itu?akankah jeda yang berkepanjangan membuat hati kembali tentram tanpa ada rasa gelisah yang mendera, itulah hati (qalb) bisa berbolak balik, kadang rapuh terkadang kuat dan tegar, siapa yang bisa menebak hati?, tak ada yang bisa menebak isi hati seseorang.......
lelah....penat mendera hati, semakin hari semakin menjadi, hati.....aku butuh jeda, rebahkan tubuhmu di tengah hamparan yang luas nan hijau hirup dalam-dalam udara sejuk hingga menembus relung hatimu, apa yang kau rasakan?, dalam jedamu berikan aku siraman zikir-zikir indah, latunan ayat-ayat suci yang menenangkanku, hingga rasa cemas itu lenyap tak berbekas..
aku..aku...hanya segumpal daging yang mudah terbolak-balik, mudah berubah-rubah, bersihkan aku dari segala penyakit yang bisa menggerogotiku, yang bisa membinasakan ku, berdoalah semoga Allah merahmati ku dengan segala hidayahnya, sehingga aku bisa menentramkan mu...
jeda....jeda aku butuh jeda....berikan aku jeda walaupun sesaat, dalam jedaku teruslah kau lantunkan zikir-zikir itu hingga aku kuat tak tergoyahkan waktu, seperti jarum jam yang terus berputar menghitung masa yang tak terbatas....
“Ketahuilah bahwa didalam tubuh manusia itu terdapat segumpal daging. Apabila baik daging itu, maka seluruh tubuh menjadi baik. Dan apabila rusak daging itu, maka akan rusak seluruh tubuh. Sesungguhnya daging dimaksud adalah hati.” Maka wajib untuk memperhatikannya dan semaksimal mungkin untuk memperbaiki dan menguatkannya. Hati mudah berubah-ubah dan banyak mengalami gangguan, hingga Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya hati itu lebih cepat pergolakannya dari pada buih air.” Karenanya Nabi SAW memperbanyak berdoa, “Wahai dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku atas agamaMu.”
Rasulullah juga bersabda: “Sesunguhnya hati manusia itu berada di antara dua jemari ar-Rahman. Apabila Dia menghendaki niscaya akan menegakkannya. Dan jika Dia menghendaki niscaya akan membengkokkannya.” Nabi SAW ketika bersumpah dan bersungguh-sungguh dalam sumpah itu, beliau mengucapkan, “la, wamuqallibil qulub” (“Tidak, demi Tuhan yang mebolak-balikkan hati”).
Bahwasanya hati tak ubahnya seperti cerminan diri, berhenti sejenak untuk melapangkan hati yang sedikit demi sedikit menyempit karena urusan duniawi, berfikir dahulu saat sebelum melakukan sesuatu (apakah sudah sesuai dengan ahti / nurani) tapi seringkali upaya untuk membohongi hati sendiri demi suatu yang lain, ya hanya Tuhan yang mengetahui itu kebenaran atau keabstrakan. Hentikan sejenak perihal kosong itu dan mengisi nya dengan dzikir semoga menjadi pribadi yang lebih baik dan selalu bertindak sesuai hati nurani yang mengarah ke kebaikan kebaikan Rasulullah, Amiin ^_^
Bahwasanya hati tak ubahnya seperti cerminan diri, berhenti sejenak untuk melapangkan hati yang sedikit demi sedikit menyempit karena urusan duniawi, berfikir dahulu saat sebelum melakukan sesuatu (apakah sudah sesuai dengan ahti / nurani) tapi seringkali upaya untuk membohongi hati sendiri demi suatu yang lain, ya hanya Tuhan yang mengetahui itu kebenaran atau keabstrakan. Hentikan sejenak perihal kosong itu dan mengisi nya dengan dzikir semoga menjadi pribadi yang lebih baik dan selalu bertindak sesuai hati nurani yang mengarah ke kebaikan kebaikan Rasulullah, Amiin ^_^
dikutip dari : http://tulipqta.blogspot.com
Proses recharge hati
Seketika itu juga kesedihan menggelayut, tak kuasa sebenarnya air mata ingin menetes saat mengetahui hati yang kuingini telah mengimpikan seorang yang lain. Saat itu adalah saat buruk untuk hati ku, berkali - kali meyakinkan diri supaya tidak terlalu terjerumus dalam lembah kesedihan itu. Hampir seminggu aku hanya melamun dengan tatapan kosong, tapi seiring berjalan waktu itu semua entah sirna, mungkin Tuhan tak ingin melihatku terus termenung bodoh memikirkan hal yang tak jelas.
Tuhan menolongku, menyadarkan bahwa cinta yang kekal adalah kecintaan padaNya, aku sebagai manusia hanya dititipi raga dan jiwa yang akan kuisi dengan berbagai rasa welas asih, kasih sayang, tak sepantasnya aku mengisinya dengan kesedihan apalagi dendam, amarah dan kecewa.
Terima Kasih Tuhan
Engkau memberi cukup waktu untukku melupakan, dan belajar proses recharge hati ku sendiri, kini saat ku mengulangi kejadian yang sama, aku lebih tegar dan ikhlas benar - benar kuasaMu Tuhan tak terbatas. Di malam hening nan suci ini, aku bersimpuh dihadapanMu agar Engkau tak henti - hentinya mengirimkan berbagai kasih untuk ku mengabdi selamanya kelak, tuntun sang kasih itu kepadaku dengan RidhoMu Tuhan, bukan aku ingin mencari aku akan menjadi apa yang Sang Kasih ingin i sesuai perintahMu Tuhan, sampai saat itu tiba jaga aku dan dia sampai kami bertemu di ujung batas waktu penantian panjang ini. Amiin
Friday, 13 July 2012
Wanita Sejatinya
Wanita diciptakan Tuhan pada hari ke enam, dengan detail yang sangat sempurna dan rumit. Wanita adalah ciptaan favorit Tuhan. Wanita mampu bekerja selama 18 jam sehari dan mampu menyembuhkan dirinya sendiri. Tuhan membuat wanita dengan sangat lembut, sejatinya seorang wanita mampu berpikir dan bernegosiasi. Meskipun terlihat begitu lelah dan rapuh, tapi wanita mampu dengan mudah menghapuskan kelelahan dan kerapuhan itu. Ya dengan Air Mata,
"Air Mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan dan kebanggaan".
"Sungguh Engkau menciptakan wanita dengan detil, Engkau memikirkan segala sesuatunya, wanita ciptaanMu ini akan sungguh menakjubkan" Ujar malaikat pada Tuhan.
Tentu saja, dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri. Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit, mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan.
Dia berkorban demi orang yang dicintainya. Mampu berdiri melawan ketidakadilan. Dia tidak menolak kalau melihat yang lebih baik. Dia menerjunkan dirinya untuk keluarganya. Dia membawa teman yang sakit untuk berobat.
"CINTANYA TANPA SYARAT"
Dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang. Dia girang dan bersorak mendengar kelahiran. Hatinya begitu sedih mendengar berita sakit dan kematian. Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup. Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.
Hanya ada satu hal yang kurang dari wanita :
"DIA LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA"
Kiriman email dari seorang sahabat, pertama kali membuka filenya dengan diiringi lagu Sarah McLachlan seketika itu juga saya menangis tersedu, mengingat saya sendiri yang seringkali tidak menghargai diri saya sebagai wanita dan seringnya mengeluh ini itu. Terima kasih ^^
Sumber gambar : http://bebasekspresi.wordpress.com
Friday, 29 June 2012
Bekerja di dapur bukan rendahan dan tidak mudah !!!
Siapa yang bilang bekerja di dapur itu rendahan atau mungkin bahasa anak 'jaman sekarang' Kamseupay?? Jika ada yang bilang seperti itu, maka dia sendiri yang belum menjalani. Sudah hampir 5 hari sejak hari senin, saya pindah kerja ke dapur saat malam hari. Biasanya saat malam hari saya ada di depan laptop mengerjakan tugas kuliah ataupun mengerjakan tugas kantor yang belum terselesaikan di siang hari. Ini karena Ibu dan adik saya berlibur sambil berkunjung ke rumah saudara di Purwokerto. Sedikit gamang memang tapi ini sangat menyenangkan, seperti mendapatkan cooking class secara gratis dan gurunya adalah internet (yay !!). Kegiatan bangun pagi pun menjadi berubah, yang biasanya bangun jam 05.00 tepat, harus bangun jam 05.00 kurang untuk menanak nasi. Sudah sering Ibu meninggalkan saya sendiri seperti ini, bahkan saat masih duduk di kelas 3 SMP. Tapi kok ya tetap saja memasak adalah hal tersulit yang saya kerjakan, dibilang memasak sih bisa tapi rasanya tidak konsisten :D. Terkadang rasanya enak, tapi terkadang rasanya hancur berantakan. Setelah kutelisik sekian lama, memang memasak itu butuh kesabaran dan pengalaman di dapur tentunya, bagi seorang perempuan seperti saya ini sangatlah penting, masak iya tidak bisa memasak wajib dong harus bisa -_-" !!!
Labels:
curhat ga penting,
dapur,
ibu,
Personal Note,
wanita
Subscribe to:
Posts (Atom)


