Showing posts with label Personal Note. Show all posts
Showing posts with label Personal Note. Show all posts

Tuesday, 18 December 2012

Penghujung tahun "desember i remember too"

Tak terasa sudah sampai di bulan penghujung tahun 2012, banya cerita yang tertulis di keningku. Orang datang silih berganti meninggalkan jejak - jejak kehidupan yang membekas di hati. Ada yang diingat dan ada yang tanpa sengaja terlupa. Semua begitu menawan, tapi ada yang membuat luka. Peristiwa penting begitu terngiang, perihal itu suka maupun duka itu adalah pilihan untukku mengenangnya.

Memori tak mungkin dihapus, masa - masa yang dulu tak mungkin dilupakan, dari itu semua ada pembelajaran yang baik untuk diri. Keceriaan masa lampau pun hanya mampu diingat tak akan diulang, hanya foto yang menjadi saksi, hati, kening, pikiran hanya akan menyelam ke lautan memori untuk kembali tersenyum dengan ingatan.

Kemudian, aku sedikit mengernyitkan dahi teringat yang duka. Ah, tapi kenangan ku yang bahagia juga banyak. Dan aku kembali melebarkan senyum. Kenangan ya hanya kenangan. Menginjak tanah - tanah basah di tepi pura yang terlihat sunyi. Memandang senja di tepian pantai, sinarnya menyilaukan mata dan hatiku, warna itu akan teringat. Aku juga telah menelusur padang pasir untuk memastikan bahwa pagi juga indah, kulihat dia muncul di ufuk timur di sela-sela deretan gunung yang menjulang. Ya pagi itu juga indah kok.

kalau dipikir kembali dalam sebulan aku menghabiskan waktu pagi dan senja ku di jalanan. waste time memang, tapi aku menyukainya, masa muda dengan kesibukan InsyaAllah barokah dan positif :) Amin.

hmm, waktu berjalan begitu cepat, ada banyak kejadian dan kisah yang dilalui, semoga kedepan aku bisa lebih melapangkan hatiku, menguatkan pundak ku, menyisingkan lengan untuk orang lain dan tentunya membuka hati untuk yang terkasih. Dan harapan untuk melangitkan impian masih akan terus berlangsung. soon ! Amin

Friday, 14 December 2012

Aku mengenalmu atau sekedar mengenalmu ?

Melihat punggungmu berjalan di depanku membuatku terasa aman, entah sejak kapan aku berjalan mengikutimu. Kamu yang selalu tegar, kamu yang selalu khawatir dan selalu punya banyak rencana. Mungkin aku  mengenalmu, sampai aku tahu benda yang selalu kau bawa bepergian, handuk dan sisir. sampai aku tahu bagaimana caramu mengusap wajahmu, dengan 2 telunjuk kau katupkan diatas dan 2 ibu jarimu ada dibawah dagu. aku juga sangat mengenali bagaimana caramu mengusap hidungmu yang seringkali kau lakukan. aku juga hafal jaket favoritmu, jaket Monster Energy yang selalu kau kenakan.

Atau aku hanya sekedar mengenalmu, yang hanya bertegur sapa tanpa bertemu, berdiskusi tanpa bertemu, dan mengucapkan sapaan tanpa bertemu. Seringkali kau tersenyum dengan wajah lonjongmu, tapi apakah itu senyum untukku, atau aku hanya sekedar mengenal senyum itu?

Gaya bicaramu yang khas, terbata-bata dan gerogi jika di dekat gadis-gadis, atau ucapanmu yang seringkali menentrantamkan keadaan yang ricuh seakan kamu meleburkan suasan runyam dan mampu mengatasi segalanya.

Khawatirmu yang kadang terlihat sedikit berlebihan, atau kehatian-hatian mu terhadap perasaan orang lain dan tidak ingin menyakiti siapapun. Atau guyonan mu yang seringkali garing. Bukankah itu sudah cukup untuk mengenalmu ?

Tapi, tidak seringkali aku belum menyelami perasaan mu yang sesungguhnya, akupun tak tahu kapan aku bisa benar-benar mengenalmu. saat ini mungkin saja aku sekedar mengenalmu.

Monday, 26 November 2012

Dunia yang Sunyi

Pernahkah kalian menyalakan televisi kemudian mengecilkan volumenya hingga sunyi ?

Adzan maghrib berkumandang, menelusur sayup - sayup ke dinding rumah. Seperti biasanya saya selalu mengecilkan volume televisi, melihat televisi dengan tanpa suara, entah kenapa setetes air mata menggelincir di pipi. Saya berfikir mungkinkah ini yang dilalui para tuna rungu tiap harinya, melihat mulut lawan bicara bergerak namun tak ada suara yang masuk ke daun telinga atau mungkin suara masuk namun gendang telinga tak berfungsi. Sunyi !

Adalah bersyukur yang seharusnya kulakukan tiap waktuNya, aku yakin mereka selalu mendengar dengan perhatian dan dengan hati, bahkan melebihi orang normal seperti ku yang terkadang kurang mendengarkan orang - orang tersayang dan saudara - saudaraku menjerit takut dalam hati. Kejikah aku ? ketika aku tak mampu menolong mereka yang berpengharap terhadapku, namun aku sibuk dengan duniaku. 

Semoga kita menjadi pendengar yang baik, pendengar yang mampu memperhatikan dan mendengar tidak hanya dengan kuping melainkan juga dengan hati. 

Hai kamu bagaimana kabarmu ?

Thursday, 8 November 2012

Saat Kau Begitu Lelah


Saat ragamu lelah, maka bersyukurlah bahwa sehari ini kau telah berbuat banyak untuk dirimu dan keluargamu. Kau membahagiakan mereka, kau  menenangkan mereka dengan hasil jerih payahmu yang melelahkan. Kau damaikan mereka karena tercukupinya kebutuhan mereka. Lihatlah betapa kehadiranmu memang memang pantas untuk di syukuri oleh sekitarmu, maka bersyukurlah atas karunia dari Allah itu, yang menjadikanmu pantas untuk menjadi yang di banggakan. 

Saat lidahmu lelah, maka diamlah. Mungkin dia terlalu capek atas huruf- huruf dusta yang terpaksa dilakoninya atas perintah kepentingan dan nafsumu. Atau mungkin dia terlalu bosan dengan kata- kata bijak penuh kebaikan yang kau keluarkan, namun ternyata tidak selaras dengan kenyataan yang kau wujudkan. Atau dia terlalu rindu dengan kalimat- kalimat mulia yang menjadikan lidahmu sendiri itu sebagai pembelamu, saat nanti kalian berada dipengadilan Allah. 

Saat matamu lelah, maka pejamkan dan istirahatkanlah dia. Rasakanlah betapa kekhasan dari sebuah nikmat itu memang tengah menaungimu lewat indahnya memiliki sebuah pandangan. Maka jangan jadikan dia lelah karena terus-menerus menjadi salah satu donatur dosa yang justru menggiringmu ke neraka. Dan jangan jadikan dia lelah karena terus-menerus kau paksa untuk tetap terjaga, mengikuti ambisimu dalam menggenggam dunia. Sadarilah kerinduannya akan sebuah keteduhan yang begitu di dambanya sebagai salah satu cabang dari cerminan hatimu. Penuhilah keinginannya untuk lebih ringan dalam memandang sebuah bdntuk dari egomu.

Saat kakimu lelah, maka nyamankan dia. Nyamankan dengan berhenti untuk tetap berdiri dalam sebuah kemaksiatan. Bahkan kakipun juga adalah prajurit dari sebuah hatimu sendiri. Dia juga merupakan karunia nikmat dari Allah, tapi juga bisa menjadi korban dari nafsumu jika kau tak baik- baik  dalam menjaganya. Istirahatkan dia dari langkah yang terus-menerus demi memenuhi hasrat pikiran dan kamuan ambisimu.  

Saat hatimu lelah... mungkin kepentingan duniawimu sudah terlalu menyesakkan dada, sedang naluri ruhiyahmu sudah terlalu lapar dan meminta disegerakan atas pemenuhan haknya. Maka berhentilah sebentar, dan berilah jeda waktu untuknya. Biarkan manusiawi sebuah hatimu itu bertemu dengan yang menciptakannya. Biarkan rongga kosong itu terpenuhi oleh kebutuhan akan kedekatan dengan tuhannya. Biarkan dia belajar untuk menginsyafkan kembali prajurit indrawinya yang mungkin masih bandel untuk berada dalam kebaikan. Biarkan sebentar dia menjadi penyaring untuk membedakan yang benar dan salah. Dan biarkan lebih lama, dia menuntunmu untuk menyegarkan dan menyemangatimu kembali, sehingga keluhan dan kelelahanmu bisa diselesaikan olehnya. 

Saat kau telah begitu lelah... beristigfarlah atas apa yang telah membuatmu seperti itu dan kemudian istirahatkan kelelahanmu, selanjutnya serahkan urusanmu kepada yang Maha terjaga, Allah Subhanahu Wata'la.

Sumber : Voa-Islam.com

Tuesday, 23 October 2012

Bersyukur menambah kadar bahagia


Ketika berada di tempat luas dan hanya ada aku sendiri, terasa aku seperti semut yang bisa diinjak siapapun. Saat angin berhembus kencang dan aku sedang berada di luar rumah, aku seperti kapas yang bisa terbawa angin kapanpun angin mau. Saat hujan petir menyambar - nyambar, aku seperti batang pohon tak berguna yang bisa patah kapanpun disambar petir. Saat bumi bergetar tanpa ampun, aku seperti katak yang bisa kapansaja tertimpa dinding - dinding yang retak hancur karena goyangan gempa. Saat air laut meninggi, aku seperti ikan gatul yang terhempas ke daratan dan lebur bersama air bah. 

Lalu apakah aku ini ? Makhluk kecil yang terkadang sombong diri karena kemewahan duniawi, yang padahal ketika alam bergerak atas kehendak Tuhan sedikit saja, maka manusia hanyalah barang kecil tak berarti.

Manusia hanya secuil dari kehidupan galaxy yang diciptakan Tuhan, tak ada sedikitpun yang patut disombongkan. Masih ingatkah kita memiliki jantung untuk berdetak, dua tangan, dua kaki, organ tubuh lengkap, dua mata, dua telinga, hidung, mulut, kemudian taukah kamu ? ada orang yang tak beruntung yang dikirim Tuhan ke dunia ini dengan bagian yang tak lengkap, untuk menyadarkan kita dan belajar dari ketabahan, kesabaran dan ketulusan mereka. Oh, Sungguh Mulia utusan Tuhan tersebut !

Lalu apa yang membuat mu tak bahagia ?
ketika kamu mampu berlari dengan riang, ada yang harus berjalan dengan tongkat
ketika kamu mampu melihat orang yang kamu sayang, ada yang harus terkubur dalam gelapnya dunia
ketika kamu mampu mendengar suara - suara orang yang kamu cintai, ada yang hidup dalam kesunyian
ketika kamu mampu tidur nyaman di atas kasur, ada mereka yang tidur beralaskan bumi, berpayung langit

Lalu apa lagi yang engkau keluhkan ?
ketika kamu mampu mengeluh karena beratnya pekerjaan, ada yang masih sibuk mencari pekerjaan bahkan terkadang mereka dicaci karena hanya berdiam di rumah
ketika kamu mampu mengeluh karena urusan kuliah, ada yang tak mampu meneruskan sekolahnya bahkan ada yang berhenti sampai di jenjang dasar saja.
ketika kamu mampu mengeluh karena lauk tempe goreng, ada yang masih mencari sesuap nasi dan masih bingung untuk nasi mereka esok.
ketika kamu mampu mengeluh karena panasnya cuaca, berfikirkah kamu kalau panas itu bisa mengeringkan jemuranmu...

Sungguh manusia macam apa aku ini ? Pandai mengeluh dan sombong !
Aku bersyukur Tuhan mengirimkan mereka ke kehidupan ku, supaya aku ingat betapa kecilnya aku, menunduk, menunduk dan menunduk. Seperti kutipan yang pernah kudengar di serial Kera Sakti "Dunia adalah fana, Kefanaan adalah kehampaan"
Aku belajar dari adik kecil loper koran di dekat kantor, dalam perjalanan pulang pun seringkali kutemui utusan - utusan Tuhan yang membelalakkan mataku. Bahwa bersyukur itu adalah cara untuk membahagiakan diri dan orang lain. Memulai untuk mengurangi keluhan, dan melapangkan hati untuk menerima setiap yang Tuhan berikan apapun itu serta selalu bersyukur atas nikmat maupun cobaan yang sejatinya justru menguatkan ku. Semoga istiqomah ^_^

sumber gambar : http://cermot.com/wp-content/uploads/2012/08/Bahagia-karena-Bersyukur-300x200.jpg

Monday, 22 October 2012

Everyone afraid to be alone

Siapa yang berani tinggal sendiri di pulau terpencil di wilayah terluar Indonesia ? Tak ada teman bicara, teman hidup, teman tersenyum ? Yah itu hanya perumpamaan. Kesendirian mungkin bagi sebagian orang merupakan momok atau malah menjadi hal yang wajar saja. Menjadi sendiri bukan lah sebuah pilihan, itu hanyalah sebuah latihan untuk beradaptasi dengan waktu yang kadangkala mengharuskan kita menyelesaikan semua sendiri. Menjadi independen bukanlah sebuah dosa, hanya saja jika kita memilih untuk -menyendiri- barulah itu sebuah dosa, yang menyalahi kodrat Ilahi.

Sudah tertulis dengan jelas bahwa Manusia diciptakan berpasangan artinya tak hanya antara Hawa dan Adam melainkan berpasangan dengan orang sekitar kita, kalau dalam ilmu sosiologi disebut Makhluk Sosial. Tak selamanya kesendirian itu menyeramkan, bahkan terkadang perlu untuk sendiri supaya mampu melihat batas benar dan salah. Dengan kesendirian akan memberi ruang jeda untuk berfikir lebih jernih, seringkali dalam kesendirian itu akan muncul evaluasi terhadap diri masing - masing. 
Siapa aku ? Apakah aku di masa depan ? Apa saja kesalahanku ? Kemana mereka yang kusayangi ? Kenapa pergi ?
Pertanyaan demi pertanyaan akan mengevaluasi dan sedikit banyak memberi pemahaman terhadap diri sendiri. Bahkan jika ingin merasakan secuil kematian menyendirilah, karena pada dasarnya mati itu sendiri, dosa yang ditanggung pun akan dipertanggungjawabkan sendiri, amal dan perbuatan. Untuk siapa ? kalau bukan untuk menyelematkan diri sendiri. Saat masih bocah, kita akan takut jika ditinggal di toilet sendirian, saat beranjak remaja kita akan memimpikan memiliki teman bersandar yang disebut sahabat supaya kita tidak merasa kesepian (sendiri), kebenaran akan suatu hal yang awalnya dianggap mimpi akan tersingkap dan terbukti apakah itu hanya mimpi, harapan atau kenyataan saat kita merenung dalam hening sunyi sendiri. 

Kesendirian kita terkadang kita habiskan untuk menyenangkan jiwa yang tertinggal ini, dan melupakan sakit yang tela habis, tapi bagaimana sakit dimasa depan sana, apakah kita terlalu sanggup menerimanya? Jika bicara kesenangan itu, ia hanya sejenak, semua kita paham apa itu sejenak. Lalu apalagi, yang datang hanya kesendirian dan kesendirian, yang sering kita lupakan, ditengah luapan kebersamaan zaman.

Tapi seringkali kensendirian itu menakutkan, siapa yang bangga jika sendiri, kurasa orang itu sudah diatas normal. Ruang kelam itu harus diisi dengan keceriaan dan kemewahan hati dari orang sekitar. Orang tua, teman kantor, teman sekolah, bahkan musuh mampu menghunus kesendirian itu. Ah musuh, tidak tak ada musuh yang ada hanyalah teman yang belum kukenal baik ataupu belum mengenalku baik. 

Lalu ?
Lalu jangan coba untuk terus masuk ke jurang gelap itu sendiri, masih ada matahari yang bersinar esok, aku tidak ingin memikirkan sepi ku hari ini. Tak ada salahnya sendiri sebentar, untuk memberi ruang bernafas. Tapi tetap saja aku menyadari sekali lagi, ya sepi sendiri itu menakutkan sangat menakutkan 


Tuesday, 9 October 2012

Bukan aku

Biarlah orang lain menangis i kekurangannya yang penting Bukan Aku
Biarkan yang lain menyombongkan diri karena kelebihannya yang penting Bukan Aku

Monday, 8 October 2012

Obrolan di siang itu

Siang itu dingin, perut yang terisi dengan beberapa sendok nasi, suasana santai yang membuat nyaman tak bercelah untuk sedih sedikitpun, tiba - tiba sound laptop berbunyi tanda pesan masuk. Mungkin atasan yang memberi perintah, ahh tak mungkin ini jam makan siang, kulihat bukan Yahoo messenger yang berwarna oranye, tapi skype siapa ini ? Kulihat seseorang itu menanyai ku beberapa hal, senang bukan main walau hanya bisa bercakap di dunia maya, di tengah obrolan ya dia menanyaiku hal yang sama seperti hari hari sebelumnya, aku berusaha untuk diam dan mengunci mulut ku rapat - rapat, tapi dia semakin kreatif untuk memojokkan ku supaya ku mengaku, akhirnya aku harus terpaksa untuk sedikit membocorkan hal penting itu, seharusnya tak begini ingin ku menyampaikan saat bertemu langsung, ternyata bukan, ini takdir Allah, seketika selera makan hilang, suasana tak nyaman, AC terasa dingin dingin dingin sekali. Maaf aku tak bisa mencegah untuk bilang tapi entah aku tak menangis seperti biasa, sedikit bahagia karena entah mengapa. 

Saturday, 29 September 2012

Wake me Up when september end !

Mungkin aku bermimpi, tapi itu hanya sebuah kemungkinan kan ? 
sebentar lagi september berakhir dan aku akan kehilangan seorang partner kerja yang sangat baik, guru yang  tak pernah pelit mengajariku dan selalu membantu pekerjaanku. Beliau seorang web development yang notabene selalu berhubungan dengan jobdesc ku. Tak bisa dipungkiri beliau adalah teman yang loyal, mau berbagi ilmu dan ramah terhadap orang lain. Sedih memang tapi dari awal aku sudah berpikir mungkin saja aku akan kehilangan satu satu persatu dari orang - orang baik disini. Mereka punya kehidupan sendiri yang harus ditempuh dan dijalani, ya akupun begitu nantinya juga begitu. Tapi yang sedikit tak bisa kuterima adalah alasan beliau mengajukan resign, ada suatu hal yang membuatku menjadi tak nyaman lagi bekerja. Mungkin aku terlalu khawatir, di sisi lain aku memang kurang percaya diri untuk masalah jobdesc ku sendiri, seringkali aku meminta bantuan untuk diajarkan tentang hal - hal yang berkaitan dengan jobdesc ku. Jadi sampai sekarang aku masih ragu untuk melangkah ke depan, sedikit depresi karena aku kurang yakin dengan diriku sendiri, hal ini sungguh baru kualami sekarang. Menurut nasehat orang tua aku harus yakin, tapi entahlah :(

September ini akan berakhir dan beliau akan segera meninggalkan kantor, mungkin senin besok adalah hari terakhir ku melihat beliau duduk didepan komputernya. Berharap banyak ilmu yang akan ku serap dari beliau. Aku yakin beliau akan selalu diterima dimanapun ia berada karena ia salah satu orang baik yang pernah ku temui.

Apa ini mimpi ? yang akan berakhir jika ku bangun ?! tapi saat ini aku bangun, lalu apa ini? gelisah ya gelisah | terima kasih gelisah dengan adanya kamu aku melakukan banyak hal agar aku tidak gelisah lagi | Meyakinkan diriku misalnya, Iya tenang aku bisa ^_^ Bismillah. Stop mimpi ku di september yang kurasa cukup kelabu, Selamat datang oktober baruku mari kita berteman yaa !

Saturday, 1 September 2012

september i remember


September
Tak ubahnya seperti bulan lainnya
Bagiku
Sama ...

Tapi
September yang kuingat
Senyum surga dari mu ibu
ucapan Selamat Ulang Tahun untuk mu
tak pernah ada lilin, kado, kue

Oh aku pendosa..
semakin sedikit kesempatan bersamamu
semakin sedikit waktuku membahagiakan mu
aku manusia biasa
mengisi tangki dosa ku setiap menit padamu
ucapan, pikiran oh benar aku pendosa..

Dapatkah aku menggapai surgamu ?
kue kue manis tak bisa menebusnya

ini september !!
sekali lagi hentak pikiranku
doa ku untukmu
Surgaku.. ibu 

Maafkan aku ..

Love my mom
you are everything
September i remember

source picture :http://gegeel.blogspot.com


Tuesday, 31 July 2012

I [ HATE ] MONDAY

Benci hari senin tak ubahnya sama dengan membenci rebung yang ada dalam lumpia. Tapi ini tak semua senin sama halnya tak semua lumpia isinya rebung. 
"Tolong kerjakan ini ya yang keluar nomer ini dapat balasan ini bla bla bla. Secepatnya", Ujar Pak Bos kepadaku
"Baik Pak", jawabku dengan sigap

Ini itu "tolong perbaiki" , "iya pak", (sudah sedikit menghela napas). Hari sabtu sebelumnya "Apa masih ada kesalahan pak ?", Tanya ku pada Beliau. "Sudah sudah benar ya seperti ini". 

Senin itu, dering telpon berbunyi dan seperti biasa kalau berhubungan dengan program di direct padaku, komplain ini itu, dicaci maki dengan nada kurang menyenangkan, Oh Tuhan senin pagi itu serasa seperti dipaksa makan lumpia isi rebung 1 piring. "Sabar ini bulan puasa kan ?" pikirku

Huft, serasa memuncak di ubun ubun,  jadi program ini masih ada kesalahan ? Lalu kenapa kemarin beliau bilang sudah benar ?! Apalagi sudah dilaunching di radio. Allahu Akbar  | "Iya nanti saya jelaskan di kantor mengenai nomor pemenang dan salahnya dimana", ucap Beliau di YM  . Ini sudah seperti tidah dihargai, komunikasi tak ada main suruh buat dan setelah itu ulang dari awal dan salah lagi.

Beberapa jam pun berlalu, jengkel, dongkol, serasa bercampur dan air mata serasa ingin jatuh. Harus cerita ke siapa ini? update status di media sosial ? bukan itu jawabannya wulan. Tapi mau tak mau harus ku kerjakan dari awal, ya ini tanggung jawab.

Itu pekerjaan, itu pekerjaan sudah resiko bukan ?. Sekali lagi harus ingat itu, mungkin karena lelah, ya karena lelah, sekali sekali aku ingin bercerita ke seseorang kalau seperti ini jadinya. Aku Lelah Lelah Lelah. Ingin bersandar, huft Pak Bos senin itu Anda berhasil membuat saya seperti makan lumpia isi rebung. Anda Hebat !!!!!!!!!!!!

Sore itu ibu - ibu yang tadi pagi telfon dan saya harus dipaksa tersenyum mendengarkan yang diucapkannya sekali lagi, Shabarun Shabarun........... Terkadang terselip pertanyaan "Kapan hal ini akan berakhir ?" 
Mungkin senin besok akan lebih baik dari sekarang, dan mungkin saja hari lain akan seperti hari senin. Tapi satu hal yang pasti Lumpia isi rebung aku ga suka !!!!!!!! :D

Allahu Ya Sallam Allahu Ya Sallam....................................

Man Shabara Zhafira Orang yang bersabar akan beruntung | Sebuah quote dari novel Ranah 3 Warna yang didasari sebuah kesungguhan untuk selalu bersabar, semoga saya bisa selalu sabar dalam segala hal. Amin Ya Robbal Alamin


Friday, 27 July 2012

Keluarga Cemaraku

Rumahku Surgaku
Pepatah diatas sudah terukir sejak saya kecil
Bagaimana tidak, hanya rumah tempat nyaman untuk ku merasakan sebuah kehangatan tulus
Ibu Ayah Mas Adik, tertawa bersama mereka bagaikan surga dunia
Cinta yang mereka miliki sudah dipastikan abadi
Dari mereka aku berawal, aku dibentuk
Ketika diluar angin bertiup kencang, tapi saat melangkah melewati pintu rumah
Saat itu badanku hangat
Ketika teman menjauhiku, saat mendengar suara mereka hatiku terasa dekat dan nyaman
Ketika wajahku muram, mereka yang mencerahkan

Oh Tuhan aku merindukan, setiap detik ku
saat aku merasa sendiri, tanpa sadar sebenarnya aku melupakan cinta abadi mereka
kenapa ?
Seringkali aku sedih saat cinta palsu tersebut datang dan pergi dari hati ini
Tapi aku seringkali tidak mensyukuri saat cinta dari keluarga yang selalu ada di hati

Oh Tuhan ku Yang Maha Mulia,
Lindungilah mereka, Berikan pengampunan terbaik Mu untuk keluargaku
Limpahkanlah ridho, rahmat, dan hidayahNya Mu Tuhan
Pertemukan kami di ladang hijau surgaMu Tuhan
Berikan Welas Asih Mu kepada keluarga ku Tuhan, seperti saat mereka menyayangiku dengan Tulus
Ijinkan aku bahagia bersama mereka di sisa umurku yang sempit ini

Tuhan aku mencintai mereka ^_^
lovely Parent muach :*

My lovely family 





Wednesday, 4 July 2012

Lari


Berlari sekuat tenaga, ingat saat kecil boleh dibilang saya termasuk yang tercepat diantara yang lain.
Ada sebuah kenikmatan tersendiri yang saya rasakan saat berlari
Fokus terhadap tujuan
Berusaha sekuat tenaga mendahului yang lain
Merasakan hembusan angin yang menerpa pipi
Keringat becucuran
Tapi saat menang sampai di finish itulah kegembiraan yang tak terbayar
Hidup seharusnya seperti itu
harus harus harus !!!
Running for my beauty destiny.

Sumber gambar :

Friday, 29 June 2012

Bekerja di dapur bukan rendahan dan tidak mudah !!!

Siapa yang bilang bekerja di dapur itu rendahan atau mungkin bahasa anak 'jaman sekarang' Kamseupay?? Jika ada yang bilang seperti itu, maka dia sendiri yang belum menjalani. Sudah hampir 5 hari sejak hari senin, saya pindah kerja ke dapur saat malam hari. Biasanya saat malam hari saya ada di depan laptop mengerjakan tugas kuliah ataupun mengerjakan tugas kantor yang belum terselesaikan di siang hari. Ini karena Ibu dan adik saya berlibur sambil berkunjung ke rumah saudara di Purwokerto. Sedikit gamang memang tapi ini sangat menyenangkan, seperti mendapatkan cooking class secara gratis dan gurunya adalah internet (yay !!). Kegiatan bangun pagi pun menjadi berubah, yang biasanya bangun jam 05.00 tepat, harus bangun jam 05.00 kurang untuk menanak nasi. Sudah sering Ibu meninggalkan saya sendiri seperti ini, bahkan saat masih duduk di kelas 3 SMP. Tapi kok ya tetap saja memasak adalah hal tersulit yang saya kerjakan, dibilang memasak sih bisa tapi rasanya tidak konsisten :D. Terkadang rasanya enak, tapi terkadang rasanya hancur berantakan. Setelah kutelisik sekian lama, memang memasak itu butuh kesabaran dan pengalaman di dapur tentunya, bagi seorang perempuan seperti saya ini sangatlah penting, masak iya tidak bisa memasak wajib dong harus bisa -_-" !!!

Tuesday, 26 June 2012

Yellow







Look at the stars,
Look how they shine for you,
And everything you do
Yeah, they were all yellow.

I came along,
I wrote a song for you,
And all the things you do,
And it was called “Yellow.”

So then I took my turn,
Oh what a thing took done,
And it was all yellow.

Your skin
Oh yeah, your skin and bones,
Turned into something beautiful,
You know
You know I love you so,
You know I love you so.

I swam across,
I jumped across for you,
Oh what a thing to do.
Cuz you were all yellow,

I drew a line,
I drew a line for you,
Oh what a thing to do,
And it was all yellow.

Your skin,
Oh yeah your skin and bones,
Turned into something beautiful,

You know,
For you I’d bleed myself dry,
For you I’d bleed myself dry.
It’s true, look how they shine for you,

Look how they shine for you,
Look how they shine for…
Look how they shine for you,
Look how they shine for you,
Look how they shine…

Look at the stars;
Look how they shine for you,
And all the things that you do.

Coldplay ~
What do you think you are, beside you i feel so peace, i can be myself, that's you, many times for me to think about this, yeah i love you so, but i would hide this feel for many times until God approve my feel to you :) Look how the shine for you, wait for me my Ciki, i'll be there for you ^^


Monday, 25 June 2012

Pekan Berat

Alhamdulillah Wasyukurillah
pekan yang bener2 berat sudah terlampaui, meskipun mungkin nantinya akan ada pekan berat lagi atau mungkin saja lebih berat --". Tapi tetep harus bersyukur donk

Kerjaan numpuk dan UAS, uiih betewe soal UAS nih, hiks kok rasanya ingin nangis deh, pesimis gitu
tapi harus optimis, ya optimis saya tidak akan mengulang semester depan, Amiin *wish (_

Thursday, 21 June 2012

setiap orang takut sendirian

Sendiri itu gak enak banget, makanya bingung ada lagu i'm single n very happy, happy darimana cobak ?
Entah deh beberapa hari ini, beberapa hari yang lalu, dan sekarang juga rasanya aku seperti hidup dalam bejana yg gak ada airnya kering banget (agak lebay kayaknya). Kadang ingin sms ke siapa atau kasih tau siapa gitu saat aku sedang dalam masa yang tidak baik seperti saat ini.  Ketika ada undangan pasti aku datang sendiri dan mencari teman perempuan untuk ku ajak. Terlepas dari itu masihkah aku belum siap untuk menerima cinta dan mencintai dari salah satu adam Mu Allah ? kalau memang iya mohon beri kesiapan saya segera Amiin :)
Everyone afraid to be alone

Ketika ada dibawah dan tidak ada yang menarik dan mengulurkan tangan padaku untuk naik keatas, itu adalah hal tersulit yang aku salami sampai saat ini. Sebenarnya cukup katakan semangat padaku itu saja akan  melepaskan kepenatan di otak, tapi itu adalah hal yang belum terjadi sampai saat ini. Aku tidak ingin jadi terbiasa untuk sendiri dan menyemangati diri sendiri, sungguh suatu yang tidak mau aku lakukan untuk selamanya.


Aku bersyukur Allah karena sudah diberikan keluarga yang mendukung dan suayang banget padaku, tapi aku akan lebih bersyukur jika Engkau mengirimkan penenang hidupku. Masih tetap dalam penantian panjang semoga berujung dengan kebaikan dunia dan akhirat Amin ^^

aku dan jilbabku

Masih teringat pertama kali saya memutuskan untuk mengenakan jilbab dalam kegiatan sehari - hari, sudah hampir 1 tahun lebih saya memakai jilbab, masih baru memang dan masih perlu banyak belajar mengenai cara memakai jilbab, maklum saya ini tergolong orang yang lama dalam suatu pemahaman. hehehe..
Tapi jika ada niat InsyaAllah semua akan terlaksana dengan baik. Amiin

Ngomong - ngomong soal jilbab, saya masih bingung kok kadang ada beberapa orang yang lepas pakai jilbab, mungkin karena saya masih baru kali ya, jadinya pas ngliat kejadian itu (baca : foto itu) saya jadi agak gimana gitu, hehmmm, gosip dikit sih, ada salah satu teman saya yang saya masih inget banget, dulu pas dia berniatan untuk pake jilbab dia sangat serius dan bilang sama saya kalau tidak akan dilepas lagi, huft tapi pas saya liat foto-fotonya di socmed tetangga dan profil BBM kok dia seperti itu, hehm padahal dulu itu dia adalah salah satu orang yang menginspirasi saya untuk segera memakai jilbab. Allahualam

Lagi musim kayaknya ya, memang mereka lebih lama memakai jilbab daripada saya, saya jadi berpikiran
Apa kalau sudah lama pakai jilbab akan terjadi kebosanan, dan keinginan untuk melepasnya datang ?!
Astaghfirullah, semoga tidak !!!!!!! tapi ini jadi ketakutan tersendiri buat saya, kan gak ada yang tau gimana besok dan apa yg terjadi besok. Sebenarnya ingin bertanya langsung ke orangnya, tapi ini kan hal yg sensitif dan pasti akan menyinggung perasaan, trus saya dikatain sok pinter, sok religius ogah banget dibilang kaya' gitu. Hummmmm... Hanya Allah yang tau

Terlepas dari bosan sebenernya, saya jadi berpikir niat awal mereka untuk pake jilbab itu apa ya ? bingung, trus juga kan menutupi aurat tujuannya, tapi kan rugi donk usaha mereka beberapa lama untuk menutup aurat, malah diperlihatkan gitu aja cuma dalam beberapa foto saja dan dapat dilihat oleh banyak orang. Astaghfirullah.
udah deh unek uneknya, barusan juga dapet quote bagus dari miniblog sebelah, 
Mungkin saat ini auratnya belum tertutup rapat tapi bisa jadi esok dia yg paling ikhlas menghijab tubuhnya, mungkin saat ini dia yg paling kasar dan menentang agama tapi bisa jadi esok lusa dia yg paling Istiqomah menjalankan perintah اَللّهُ . Jangan pernah me’Neraka’kan orang lain, tugas kita adalah saling mengingatkan dan mendoakan. Hanya اَللّهُ yg Maha Mengetahui Segalanya.
sekali lagi Allahualam, dan semoga saya tidak mengalami masa transisi seperti itu Amin, semoga bisa selalu istiqomah dijalan Mu Allah, dan bersyukur juga diperlihatkan seperti itu supaya saya bisa belajar dari kesalahan orang lain.

Sunday, 3 June 2012

My Dearest

berkali bertanya..
Sampai dimana kamu sekarang ? sudahkah melangkah ?
atau masih tetap diam yang juga sedang menunggu...

jangan, jangan menunggu
mulailah berjalan. mulai lah melangkah...


my dearest, kuharap angin mampu membawamu terbang kesini
aku tak berharap lebih,
cukup duduk lah tenang di sampingku
memegang erat tangan dan hati ku
menjaga rasa asa yang sudah lama ini
melihat dunia ini bersamaku
mendengar kabar baik dan buruk
merasakan kasih dari sekeliling
cukup.. cukuplah diam disini, menjadi penerangku

tunjukkan padaku permintaanmu
akan kupenuhi, agar kamu mau berlari ke arahku
lihatlah aku, tegarkan aku dan kasihi aku

jika mereka bilang aku pengemis cinta
aku jawab ya.... aku membutuhkannya saat ini dan untuk masa depanku
sendiri merasakan angin dan kabut itu buruk...........
tak ada yang kurengkuh, tak ada yang kuraih
aku butuh tanganmu
aku butuh bahumu

apa kamu kehabisan bekal saat perjalannmu kesini ?
atau ada pelabuhan lain yang kamu singgahi ?
aku akan duduk diam di tepi tanjung ini
menunggu pesiar mu menjemputku
aku janji.................


my dearest..............

Aku Menunggumu ...

Thursday, 31 May 2012

Hari Tanpa Tembakau #TanpaTembakau

31 Mei tanggal ini sepertinya memang istimewa, selain hari jadi Kota Surabaya , hari ini juga merupakan Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Miris sebenarnya kalau lihat orang merokok, apalagi itu ayah dan big bro ku. sudah sering sih diingetin, cuma ya gitu deh udah fanatik + ngefans sama tuh batang tembakau :(. Mungkin banyak yang gak tahu tentang hari ini, aku juga baru tau tadi sih :D. Setelah tahu, ini tadi langsung sms ke rumah ngingetin Ayah kalau sebisa mungkin hari ini stop rokok. Bisa dibilang sih orang yang merokok itu pinter, pinter nyari alasan.... pinter muter balikkan fakta kalau pas diingetin. Hadedeh....... (_) (_) (_)

Kalau dari searching di google, banyak yang memaknai hari tanpa tembakau ini dari 3 sisi, sisi seorang pemakai, dari pabrik tembakau dan dari pemerintah. 

Related Posts

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...