Showing posts with label hati. Show all posts
Showing posts with label hati. Show all posts

Saturday, 14 July 2012

Jeda Hati



seringkali langkah terhenti ketika di tengah perjalanan, mungkin hati membutuhkan jeda, jeda yang berkepanjangan agar lelah melebur menjadi ketenangan yang damai tanpa ada bisikan atau cerita-cerita yang menggantung tak tentu arah yang membuat hati semakin bertambah gelisah mencari jawaban, semakin memandang jauh ke depan semakin terlihat jelas bahwa hati membutuhkan jeda. 

jeda...sampai kapankah jeda itu?akankah jeda yang berkepanjangan membuat hati kembali tentram tanpa ada rasa gelisah yang mendera, itulah hati (qalb) bisa berbolak balik, kadang  rapuh terkadang  kuat dan tegar, siapa yang bisa menebak hati?, tak ada yang bisa menebak isi hati seseorang.......

lelah....penat mendera hati, semakin hari semakin menjadi, hati.....aku butuh jeda, rebahkan tubuhmu di tengah hamparan yang luas nan hijau hirup dalam-dalam udara sejuk hingga menembus relung hatimu, apa yang kau rasakan?, dalam jedamu berikan aku siraman zikir-zikir indah, latunan ayat-ayat suci yang menenangkanku, hingga rasa cemas itu lenyap tak berbekas..

aku..aku...hanya segumpal daging yang mudah terbolak-balik, mudah berubah-rubah, bersihkan aku dari segala penyakit yang bisa menggerogotiku, yang bisa membinasakan ku, berdoalah semoga Allah merahmati ku dengan segala hidayahnya, sehingga aku bisa menentramkan mu...

jeda....jeda aku butuh jeda....berikan aku jeda walaupun sesaat, dalam jedaku teruslah kau lantunkan zikir-zikir itu hingga aku kuat tak tergoyahkan waktu, seperti jarum jam yang terus berputar menghitung masa yang tak terbatas....

“Ketahuilah bahwa didalam tubuh manusia itu terdapat segumpal daging. Apabila baik daging itu, maka seluruh tubuh menjadi baik. Dan apabila rusak daging itu, maka akan rusak seluruh tubuh. Sesungguhnya daging dimaksud adalah hati.” Maka wajib untuk memperhatikannya dan semaksimal mungkin untuk memperbaiki dan menguatkannya. Hati mudah berubah-ubah dan banyak mengalami gangguan, hingga Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya hati itu lebih cepat pergolakannya dari pada buih air.” Karenanya Nabi SAW memperbanyak berdoa, “Wahai dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku atas agamaMu.”

Rasulullah juga bersabda: “Sesunguhnya hati manusia itu berada di antara dua jemari ar-Rahman. Apabila Dia menghendaki niscaya akan menegakkannya. Dan jika Dia menghendaki niscaya akan membengkokkannya.” Nabi SAW ketika bersumpah dan bersungguh-sungguh dalam sumpah itu, beliau mengucapkan, “la, wamuqallibil qulub” (“Tidak, demi Tuhan yang mebolak-balikkan hati”).

Bahwasanya hati tak ubahnya seperti cerminan diri, berhenti sejenak untuk melapangkan hati yang sedikit demi sedikit menyempit karena urusan duniawi, berfikir dahulu saat sebelum melakukan sesuatu (apakah sudah sesuai dengan ahti / nurani) tapi seringkali upaya untuk membohongi hati sendiri demi suatu yang lain, ya hanya Tuhan yang mengetahui itu kebenaran atau keabstrakan. Hentikan sejenak perihal kosong itu dan mengisi nya dengan dzikir semoga menjadi pribadi yang lebih baik dan selalu bertindak sesuai hati nurani yang mengarah ke kebaikan kebaikan Rasulullah, Amiin ^_^

Proses recharge hati


Seketika itu juga kesedihan menggelayut, tak kuasa sebenarnya air mata ingin menetes saat mengetahui hati yang kuingini telah mengimpikan seorang yang lain. Saat itu adalah saat buruk untuk hati ku, berkali - kali meyakinkan diri supaya tidak terlalu terjerumus dalam lembah kesedihan itu. Hampir seminggu aku hanya melamun dengan tatapan kosong, tapi seiring berjalan waktu itu semua entah sirna, mungkin Tuhan tak ingin melihatku terus termenung bodoh memikirkan hal yang tak jelas.

Tuhan menolongku, menyadarkan bahwa cinta yang kekal adalah kecintaan padaNya, aku sebagai manusia hanya dititipi raga dan jiwa yang akan kuisi dengan berbagai rasa welas asih, kasih sayang, tak sepantasnya aku mengisinya dengan kesedihan apalagi dendam, amarah dan kecewa. 

Terima Kasih Tuhan
Engkau memberi cukup waktu untukku melupakan, dan belajar proses recharge hati ku sendiri, kini saat ku mengulangi kejadian yang sama, aku lebih tegar dan ikhlas benar - benar kuasaMu Tuhan tak terbatas. Di malam hening nan suci ini, aku bersimpuh dihadapanMu agar Engkau tak henti - hentinya mengirimkan berbagai kasih untuk ku mengabdi selamanya kelak, tuntun sang kasih itu kepadaku dengan RidhoMu Tuhan, bukan aku ingin mencari aku akan menjadi apa yang Sang Kasih ingin i sesuai perintahMu Tuhan, sampai saat itu tiba jaga aku dan dia sampai kami bertemu di ujung batas waktu penantian panjang ini. Amiin 

Related Posts

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...