Kemeriahan event
SB2014 yang baru dihelat awal bulan maret ini, gegap gempitanya masih terasa
hingga sekarang, meskipun saya belum bisa ikut merasakan kemeriahannya secara
langsung, hiks. Kegiatan atau aktivitas memorable akan terus dikenang, seperti SB2014,
perjalanan menyenangkan, menyedihkan, mengecewakan ataupun sebuah petualangan
yang mengagumkan pasti akan terus tersimpan rapi di memori HP.
Unforgettable journey tidaklah harus yang menyenangkan, seperti cerita saya di
Bali saat tahun 2012 dan 2013, atau berkunjung ke Jogja dan berbagai tempat
lainnya, semuanya membuat saya happy dan berakhir happy ending. Tapi ada satu
petualangan yang tidak mudah saya lupakan, karena berujung di tempat yang tak
terkira, di rumah sakit. Nah gimana ceritanya? Yuks, duduk manis dan siapin
kripik singkongnya. :)
![]() |
| Tim yang baru kenalan |
Perjalanan ini termasuk yang paling nekat, paling
serampangan, paling aneh ajaib, paling seru dan paling tak terlupakan tentunya. Ceritanya sekitar bulan oktober tahun lalu,
saya dan teman-teman berangkat dengan modal nekat ke Gunung Semeru, target kami
sih nggak sampai puncak, Cuma sampai Ranukumbolo ajah, nggak lebih. Kami
berangkat jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB. Oiya, curcol dikit nih, sebenarnya
selain perjalanan yang unforgettable, ini juga pertama kalinya saya ngotot pake
banget buat pergi luar angkasa kota, naik gunung cyynn, siapa yang nggak
pengen merasakan sensasi film 5cm naik gunung? Biasanya sih kalau nggak
dibolehin yaa manggut-manggut aja dan langsung sms teman buat batalin. Maklum
saya anak cantik cewe jadinya ya orang tua agak ketar ketir gimana gitu,
apalagi si Ayah yang mukanya cemberut terus dari sore hari sebelum saya
berangkat ditambah lagi hari minggunya ada acara wisuda kakak saya. Tapi saya
sengaja ijin tidak ikut menghadiri wisuda karena ingin banget ‘naik gunung’. Sedih
sih kalau inget, nanti wisuda ku datang ya mas *Tugas Akhir aja belom kelaarr,
huaaa.
