Showing posts with label islam. Show all posts
Showing posts with label islam. Show all posts

Tuesday, 11 June 2013

Kalian suka menunda-nunda bersedekah ?


Sedekah adalah anjuran bagi setiap manusia di dunia, khususnya umat muslim / muslimah, 50 % dari harta yang kita punya adalah hak teman - teman yang membutuhkan di luar sana. Mungkin kita tak pernah menyadari apa timbal balik langsung yang kita dapat saat bersedekah. Padahal pahala melimpah yang digadang - gadang kita dapatkan dari Allah berupa surga akhirat masih belum cukup membuktikan kita untuk saling memberi dan bersedekah. Hey timbal balik itu tak harus materi bung ! bisa saja saat kita memberi 5000 eh besoknya kita dapat tebengan ke kantor pulang pergi (yang harga tarif transportnya bisa sampai 10ribu pulang pergi). Untuk bersedekah pun juga sama tak harus materi, bahkan amalan sedekah sudah disederhanakan sedemikian rupa yaitu dengan kalimat yang sering kita dengar (atau baru dengar) senyum juga termasuk ibadah. Untuk senyum pun masih sulit? ya ampun !padahal pahala nya besar lhoo :)

Namun alangkah baiknya kalau sedekah itu di-rupa-kan, seperti halnya zakat di bulan ramadhan ataupun wakaf, tentunya pahala nya akan sebanding bahkan lebih dengan apa yang kita keluarkan. Kebanyakan kita termasuk saya suka sekali menunda untuk bersedekah, karena apa ? karena kita terkadang tidak tulus dan ingin ada timbal balik yang nyata ketika akan memberi. Bahkan kita seringkali masih berpikir ini itu kebutuhan duniawi yang tak ada habisnya. 

Saat kita punya uang katakan aja 50ribu terus pengen beli baju yang notabene hanya untuk gaya-gayaan tapi kita terpikir untuk bersedekah, nah kalau kita pilih untuk memberikan uang beli baju tersebut ke orang lain kita akan dapat ++ pahala tentunya, senyum / keceriaan orang tersebut, ucapan terima kasih, terkadang pelukan/usapan di pipi, dido'akan yang baik-baik (atau request do'a juga bisa), tambah satu lagi orang yang sayang sama kita, atau bisa jadi orang yang kita tolong jualan nasi uduk, lumayan tuh kali aja dikasih sebungkus atau 2 bungkus nasi uduk kan ?! atau bisa jadi juga orang yang kita tolong punya anak cowo atau sodara cowo cakep yang masih jomblo bisa kenalan kan itu #lupakan sebungkus nasi dan cowo cakepnya ! Ehbusyet padahal cuma 50 ribu tapi keuntungannya 5-6 baris bedain kalau kita jadi beli baju, yah cuma dapat baju sepotong sama kesenengan diri sendiri doang plus income buat tokonya pasti end yang pasti uang kita terbuang sia - sia. Nah masih terpikir untuk menunda bersedekah ?

Lagipula Allah Maha Tahu kok sekarang ini cara/jalan untuk bersedekah bener-bener dipermudah, contohnya banyaknya bermunculan teman - teman kita yang memfasilitasi via online a.k.a internet untuk bersedekah bisa via transfer dengan tujuan jelas. Namun juga kita harus hati - hati memilih yayasan / komunitas yang pasti dan punya tujuan jelas, jangan sampe juga kita bersedekah tapi tujuannya belum jelas. But, tetep ya yang paling diutamakan adalah orang terdekat di sekitar kita yang membutuhkan, orangtua kita, saudara, tetangga, sahabat kita.

Sekedar share pengalaman, beberapa hari yang lalu saya menunda untuk melakukan hal ini, eh gak taunya di kantor saya salah masukkan nomor isi ulang pulsa elektrik 100rb euy ! setelah saya pikir-pikir, oh ternyata saya menunda banyak hajat untuk berbagi. Astaghfirullah. Dan masih terpikir untuk menunda bersedekah ? Yuk biasakan diri saling berbagi, mumpung masih ada yang dibagi dan napas kita masih berhembus. Percaya deh gak akan habis hartamu, harta habis sedekah usaha, udah gak kuat usaha ya udah sedekah dengan senyum dan do'a, gampang toh ketika kita niat dan ikhlas untuk bersedekah apapun bisa :* Nite kecup !


Pict taken from here

Thursday, 6 December 2012

Tradisi Bubur Suro


Saat bulan Suro kemarin, tepatnya tanggal 10 Muharram atau tanggal 24 November saya mendapat kiriman bubur suro (yang isinya bubur beras/nasi, kering tempe, telur dadar, potongan ayam dan abon) dua piring. Saya jadi bertanya-tanya sebenarnya apa makna dari tradisi ini. Akhirnya jreng-jreng setelah saya searching di mbah google, saya nemu di kompas. Berikut penjelasannya yang lengkap dan lugas :

Tanggal 1 Suro (1 Muharram dalam tarikh Islam, atau 1 Asyura) diperingati oleh masyarakat Jawa dengan cara yang khas dan telah dilaksanakan secara turun-temurun selama berabad-abad. Sayangnya, tradisi ini tampaknya telah semakin termarginalkan dan hanya dilaksanakan oleh kaum sepuh yang masih memelihara tradisi itu sebagai pusaka budaya.

Seperti halnya dalam tradisi dan budaya yang lain, setiap ritual pelintasan (rites of passage) selalu diiringi dengan elemen kuliner sebagai lambang. Kaum Islam di Jawa merayakan Idul Fitri dengan nasi kuning, sementara suku-suku lain di Indonesia merayakannya dengan sajian ketupat. Pada Hari Raya Imlek, saudara-saudara kita yang keturunan Tionghoa memakai kue keranjang sebagai lambang. Kaum Kristen di Amerika Serikat menandai Thanksgiving Day dengan sajian kalkun panggang. Tidak satu pun kitab suci agama yang mewajibkan hadirnya makanan-makanan itu dalam hari-hari raya keagamaan. Karena itu, tradisi ini harus dilihat sebagai murni tradisi yang terpisah dari syariat agama. Tradisi ini memberi warna dan nuansa budaya dari rangkaian ritual agama – bagian perayaan atau celebration, atau festival, untuk memaknai kesyukuran. Mohon dicatat, tradisi Imlek dan Thanksgiving bukanlah bagian dari ritual agama. 

Thursday, 21 June 2012

aku dan jilbabku

Masih teringat pertama kali saya memutuskan untuk mengenakan jilbab dalam kegiatan sehari - hari, sudah hampir 1 tahun lebih saya memakai jilbab, masih baru memang dan masih perlu banyak belajar mengenai cara memakai jilbab, maklum saya ini tergolong orang yang lama dalam suatu pemahaman. hehehe..
Tapi jika ada niat InsyaAllah semua akan terlaksana dengan baik. Amiin

Ngomong - ngomong soal jilbab, saya masih bingung kok kadang ada beberapa orang yang lepas pakai jilbab, mungkin karena saya masih baru kali ya, jadinya pas ngliat kejadian itu (baca : foto itu) saya jadi agak gimana gitu, hehmmm, gosip dikit sih, ada salah satu teman saya yang saya masih inget banget, dulu pas dia berniatan untuk pake jilbab dia sangat serius dan bilang sama saya kalau tidak akan dilepas lagi, huft tapi pas saya liat foto-fotonya di socmed tetangga dan profil BBM kok dia seperti itu, hehm padahal dulu itu dia adalah salah satu orang yang menginspirasi saya untuk segera memakai jilbab. Allahualam

Lagi musim kayaknya ya, memang mereka lebih lama memakai jilbab daripada saya, saya jadi berpikiran
Apa kalau sudah lama pakai jilbab akan terjadi kebosanan, dan keinginan untuk melepasnya datang ?!
Astaghfirullah, semoga tidak !!!!!!! tapi ini jadi ketakutan tersendiri buat saya, kan gak ada yang tau gimana besok dan apa yg terjadi besok. Sebenarnya ingin bertanya langsung ke orangnya, tapi ini kan hal yg sensitif dan pasti akan menyinggung perasaan, trus saya dikatain sok pinter, sok religius ogah banget dibilang kaya' gitu. Hummmmm... Hanya Allah yang tau

Terlepas dari bosan sebenernya, saya jadi berpikir niat awal mereka untuk pake jilbab itu apa ya ? bingung, trus juga kan menutupi aurat tujuannya, tapi kan rugi donk usaha mereka beberapa lama untuk menutup aurat, malah diperlihatkan gitu aja cuma dalam beberapa foto saja dan dapat dilihat oleh banyak orang. Astaghfirullah.
udah deh unek uneknya, barusan juga dapet quote bagus dari miniblog sebelah, 
Mungkin saat ini auratnya belum tertutup rapat tapi bisa jadi esok dia yg paling ikhlas menghijab tubuhnya, mungkin saat ini dia yg paling kasar dan menentang agama tapi bisa jadi esok lusa dia yg paling Istiqomah menjalankan perintah اَللّهُ . Jangan pernah me’Neraka’kan orang lain, tugas kita adalah saling mengingatkan dan mendoakan. Hanya اَللّهُ yg Maha Mengetahui Segalanya.
sekali lagi Allahualam, dan semoga saya tidak mengalami masa transisi seperti itu Amin, semoga bisa selalu istiqomah dijalan Mu Allah, dan bersyukur juga diperlihatkan seperti itu supaya saya bisa belajar dari kesalahan orang lain.

Saturday, 28 January 2012

3 ciri orang yang tidak pernah disapa oleh Allah SWT

Berikut saya kutip dari note sebuah laman di FB (Tersenyumlah untuk Bahagia)

Diriwayatkan dari hadis Imam Bukhari dan Muslim, bahwasannya Rasulullah bersabda:

“Tiga macam orang yang tak akan diajak bicara Allah pada hari Kiamat, dan tidak dilihat dengan rahmat-Nya, bahkan tidak dimaafkan dan tersedia bagi mereka siksa yang pedih, yakni: Yang pertama, seseorang yang mempunyai kelebihan air di hutan, tiba-tiba tidak diberikan pada orang rantau yang berhajat padanya. Kedua, seseorang yang menjual barang dagangannya sesudah Ashar, lalu ia bersumpah dengan nama Allah bahwa ia mengambil barang itu sekian, dan dipercaya oleh pembeli, padahal ia berdusta. Ketiga, seorang yang berbaiat pada imam (pimpinan), ia tidak berbaiat kecuali untuk mendapatkan dunia (kekayaan), maka jika diberi ia menepati janjinya, jika tidak diberi (jabatan atau kekayaan) ia tidak menepati janjinya.” (HR Bukhari dan Muslim)

Mencermati hadis tersebut, tiga golongan itulah yang akan merugi pada hari kiamat. Kenapa dikatakan merugi, karena hari kiamat adalah hari dimana syafa’at (pertolongan) hanya akan diberikan atas izin-Nya. Kembali ke tiga golongan tersebut

Related Posts

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...